Berita Islami Masa Kini (BIMK) adalah sebuah komunitas yang beranggotakan organisasi-organisasi anggota, Driver Printer Panasonic, Brother, Driver Canon, Kyocera, Ricoh, Driver printer konika, dan masyarakat umum yang bekerja sama dalam mengembangkan standar Web Driver, Berita islam terkini, kumpulan situs berita islam ummat di indonesia

Kamis, 23 Maret 2023

Perjalanan Ibnu Battuta Menunaikan Ibadah Haji

Ibnu Battuta Menunaikan Ibadah Haji"Kami melihat di depan mata kami Ka'bah yang termasyhur... Kami mengelilinginya tujuh kali putaran dan mencium Hajar Aswad. Kami melakukan doa dua rukuk di Maqam Ibrahim dan berpegangan pada tirai Ka'bah di antara pintu dan Hajar Aswad, di mana doa dikabulkan. Kami minum dari air sumur Zamzam... kemudian setelah berlari di antara Shafa dan Marwa, kami mengambil tempat menginap di sebuah rumah dekat Gerbang Ibrahim."

Ini adalah deskripsi haji yang ditulis hampir 700 tahun yang lalu. Ditulis oleh Ibnu Battuta, salah satu pelancong Muslim terbesar sepanjang masa. 

Perjalanan Ibnu Battuta Menunaikan Ibadah Haji

Lahir di Tangier, Maroko modern, ia berangkat untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5 dan mempelajari hukum Islam pada usia 20 tahun.

"Dipengaruhi oleh dorongan yang kuat dalam diri saya, dan keinginan yang sudah lama saya idam-idamkan untuk mengunjungi tempat-tempat suci tersebut, saya memutuskan untuk meninggalkan semua teman saya dan menjauh dari rumah saya. Karena orang tua saya masih hidup, sangat berat bagi saya untuk berpisah dengan mereka, dan baik mereka maupun saya dirundung kesedihan..."

Butuh waktu lebih dari satu setengah tahun baginya untuk tiba di tempat tujuan yang sakral itu. 

Dia kemudian menjelajahi dunia selama 29 tahun. Dia menempuh jarak lebih dari 75.000 mil, tiga kali keliling Bumi, mengunjungi sekitar 44 negara modern.

Memoarnya menawarkan wawasan tentang kehidupan di seluruh 'Dar ul Islam' selama puncak Peradaban Islam. Perjalanannya membawanya dari ujung barat Fez hingga ujung timur Beijing, dan meskipun ia bersumpah untuk tidak pernah menapaki jalan yang sama dua kali, ia menyelesaikan ibadah haji sebanyak 4 kali. 

Dia mendedikasikan lebih dari 50 halaman bukunya, Rihla, untuk menggambarkan Ka'bah, Haram dan Makkah, hingga rincian doa dan ritual haji serta karakter dan tradisi Muslim di sana.

Baca juga Ditangkap karena Hijab: Siapakah Şule Yüksel Şenler?

Kewajiban ini tidak sesederhana sekarang, bahkan bagi para peziarah yang melakukan perjalanan dari negara-negara tetangga, perjalanan ini bisa mematikan. Namun, umat Islam dari seluruh dunia, seperti Ibnu Battuta, mengarungi lautan dan berjalan kaki melintasi daratan untuk menyelesaikan ibadah haji yang luar biasa.

Perjalanan Ibnu Battuta Menunaikan Ibadah Haji Diposkan Oleh:

0 comments:

Posting Komentar