Berita islam terkini

loading...

Hadits Shahih Tentang Dzikir Kelelahan

Obat yang efektif terhadap kelelahan yang disebabkan oleh beberapa pekerjaan yang sulit

Assalamu 'Alaykum

Buktinya ada pada Hadits berikut:

Ali radhiallahu anhu Laporan bahwa istrinya Fatima radhiallahu anha mengeluh kelelahan yang disebabkan oleh butir pekerjaan (dalam versi hadis disebutkan bahwa tugas rumah tangga ini telah membuat tanda nya di tangan dan memiliki rusak dan menyebabkan dia merasa sakit di lehernya atau dada bagian atas) dan dia mendengar bahwa Nabi telah diberi seorang pelayan, jadi dia pergi menemuinya untuk memberinya (untuk membantunya dengan pekerjaannya), tetapi dia tidak menjawab permintaannya.

Hadits Shahih Tentang Dzikir Kelelahan

Jadi dia pergi ke Aicha radhiAllahu 'anha yang melaporkan hal ini kepada nabi yang datang menemui kami ketika kami di tempat tidur. Kami akan bangun tetapi dia berkata, "Tetap di tempat Anda, akankah saya memberi tahu Anda apa yang lebih baik dari apa yang Anda minta kepada saya? Ketika Anda pergi tidur, katakan:

Allahu Akbar 34 kali, Al Hamdulilah 33 kali dan Soubhanallah 33 kali.

Ini lebih baik dari yang kau minta padaku. "

Di antara Fawaid dari Hadits ini

Hadis itu otentik, terutama dilaporkan oleh Bukhari dan Muslim.

Disarankan untuk mengatakan sebelum tidur Allahu Akbar 34 kali, Al Hamdulilah 33 kali dan akhirnya Soubhannallah 33 kali.

Para sarjana telah menyimpulkan dari Hadis ini yang secara teratur membaca Dzikir ini sebelum tidur memiliki efek yang besar pada hati (Diam ...) tetapi juga pada tubuh, dhikr ini mengandung banyak kebajikan.

Beberapa cendekiawan seperti Sheikh Al Islam Ibn Taymiya mengatakan bahwa membaca Dhikr ini secara teratur sebelum tidur memungkinkan wanita untuk tidak merasakan kelelahan yang disebabkan oleh pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Moulla Ali Qâri adalah pendapat yang sama sejak dia menyebutkan bahwa Hadits ini menunjukkan bahwa membaca Dzikir ini sebelum tidur memungkinkan untuk menghilangkan rasa lelah dan sakit yang disebabkan oleh pekerjaan.

Ibnu Hajar mengatakan sementara bahwa meskipun orang tersebut bisa mengalami kelelahan (kecil), tidak akan sakit itu dan bahwa membaca secara teratur Dzikir sebelum tidur akan memungkinkan untuk menahan banyak pekerjaan rumah tangga dan menanggung kesulitan mereka. Menurutnya Hadis ini juga membuktikan bahwa kekuatan (dan kapasitas ketahanan fisik) yang diperoleh seseorang setelah membaca tasbih ini lebih baik daripada apa yang akan diperoleh seorang pelayan jika dia melakukan pekerjaan kita.

Mengenai Hadits Sheikh ini, Ibnu Baz sementara itu menyatakan, ini membuktikan bahwa kita harus membantu diri kita sendiri untuk mengingat Allah dalam segala hal.

The Muhadith Madinah Sheikh Abbad Al Abdelmouhssine menjelaskan keuntungan dan manfaat yang berisi pengingat ini di akhirat jauh lebih baik daripada layanan yang disediakan oleh seorang hamba di dunia ini dan mengatakan teratur bahwa Dzikir sebelum tidur membawa kekuatan dan vitalitas ke tubuh, yang memungkinkan untuk melakukannya tanpa bantuan seorang pelayan.

Jadi, pemanggilan ini memungkinkan wanita itu secara konsisten membuat panggilannya untuk melawan kelelahan yang disebabkan oleh pekerjaan rumah tangga sehari-hari.

Meskipun pidato itu lebih berorientasi terhadap perempuan, perlu dicatat bahwa apa yang kita telah disebutkan sebagai kebajikan dan manfaat dari Dzikir juga menyangkut manusia, yaitu bahwa hal itu akan membantu mendukung dan memerangi kelelahan yang dapat menyebabkan kerja keras atau mencari ilmu.

Bukti bahwa ini menyangkut manusia juga terletak terutama dalam salah satu versi dari Hadis ini di mana 'Ali menyatakan radhiAllahu' anhu:

"Karena Nabi (sallallahu 'alayhi wa sallam) mengajarkan kita (doa ini), kita tidak pernah mengabaikannya. Bahkan dalam kampanye Siffine, saya membacanya ketika saya punya waktu di bagian akhir malam. "

Sheikh Ibnu Abdel Abdurazaq Mouhssine Al Abbad menyebutkan: "Dan para ulama telah mengandalkan hadis ini mengatakan bahwa di antara banyak manfaat dan keutamaan mengingat Allah ada fakta bahwa Allah memberikan tubuh dari orang yang sering kekuatan pengingat, kesehatan dan vitalitasnya. Dan Ibn I-Qayim mengatakan mengenai hal ini: "Allah memberi kepada orang yang secara teratur membuat daya ingatnya menjadi kekuatan yang memungkinkannya untuk melakukan pekerjaan tertentu yang tidak mungkin dilakukannya tanpa itu. Dan saya melihat di Sheikh Al Islam Ibnu Taimiyah (terima kasih kepada peringatan Allah) kekuatan dan kemampuan fisik yang mengejutkan dalam perjalanannya, ketika dia berbicara dan ketika dia menulis ".

Syarh sunane At-Tirmidzi K7 375 dari 55 min 17 sec dan sekitar Sunane Sharh Abi Dawud dari K7362 16 min 02 lingkungan Syekh Abdul Mouhssine Al Abbad, Fiqhou yang wal-Adi'yat Adhakar Vol 3 Abdurazaq putra Sheikh Al Abbad, Al-Wabil As-swayib dari ibn l-Qayim.

Hadits Shahih Tentang Dzikir Kelelahan Rating: 4.5 Posted by: Rahmi Fajri